Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Minggu, 30 September 2018

Satker PLS 2: Pelajaran Mengenai Transparansi

Minggu, 30 September 2018 04.10 No comments
Satker PLS (Peningkatan Lintas Selatan) 2 adalah unit kerja di lingkungan Kementerian Perhubungan yang menjadi penanggung jawab proyek pembangunan jalur kereta api ganda untuk jurusan Kroya-Kutoarjo, Jawa Tengah. Menurut data Bappenas, proyek pembangunan jalur ganda ini telah masuk prioritas untuk didanai melalui penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sejak tahun 2017.

Yang menarik, Satker PLS-2 ini memiliki saluran resmi di Youtube, tempat di mana mereka melaporkan perkembangan proyek jalur ganda yang mereka bangun dalam format videografis. Coba lihat salah satu video mereka yang saya lampirkan di bawah ini. Reportase ini tidak dibuat dengan main-main. Video ini disusun dengan teknik pengambilan gambar yang buat orang awam plonga-plongo macam saya kelihatan bagus sekali.


Sebagai bagian dari masyarakat akar rumput di lingkungan pemerintahan, saya ikut senang melihat bagaimana perubahan-perubahan kecil seperti ini dimulai dari bawah. Jika lumrahnya institusi pemerintah hanya melaporkan proyek pembangunan infrastruktur kepada masyarakat melalui dokumen ratusan halaman yang orang-orang mau baca kata pengantarnya saja sudah syukur, melalui video seperti ini satker sedang memberikan informasi kepada para pembayar pajaknya dengan cara dan sarana yang akrab dengan mereka. Bukan berarti informasi yang mendetail lantas tidak perlu dipublikasikan sama sekali. Hanya saja, tidak seluruh lapisan masyarakat punya literasi yang cukup untuk menerima informasi serumit dan sebanyak itu, meski hak memperoleh informasi publik melekat secara asasi bagi mereka.

Seperti ini mungkin, transparansi publik itu semestinya dijalankan. Transparansi yang oleh banyak institusi pemerintahan hanya dimaknai sebatas unggahan berkas pdf berisi angka-angka dan uraian yang njelimet di situs resminya, atau liputan-liputan superformal atas berbagai macam rapat yang masyarakat tidak mengerti urgensinya-dan malah tidak perlu peduli-semata demi menggugurkan kewajiban keterbukaan informasi publik yang diamanatkan Undang-Undang. Tidak peduli apakah masyarakat mengerti apa yang sebetulnya sedang dilakukan oleh para pengurus negara mereka. Setidaknya melalui bagaimana video liputan ini dikemas, kantor ini menampakkan wajah baru atas transparansi publik, yang ruh sejatinya adalah memberitahu masyarakat tentang 'apa saja sih, yang kita lakukan pakai uang yang kalian bayarkan kepada negara?' dengan cara yang membumi dan dibuat dengan sepenuh hati.

Piye gengs, tertarik buat subscribe Youtube-nya? Terutama buat armada PJKA (Pulang Jumat Kembali Ahad) Chapter Jakarta-Jawa Tengah yang bakal jadi konstituen utama pembangunan ini. Silakan, lur.

0 Chirping sounds:

Posting Komentar