Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Manifesto

Ihdinash shiraathal mustaqiim..
Kami memohon kepada Allah untuk menunjuki kami kepada jalan yang lurus, pada hakikat yang absolut, kebenaran yang dikehendaki Allah, Sang Rabbul ‘alamiin, Ilaahul Haq..

Shiraath alladziina an’amta ‘alaihim..
Yakni jalan yang hanya ditunjukkan olehNya, kepada orang-orang yang dikaruniai nikmat dari sisiNya. Bahwa penunjuk jalan itu, hanya Allah, yang dariNya kebenaran berasal. Sungguh beruntung orang-orang yang dipilihnya untuk berada dibawah panji millah yang sebenarnya, yang dikehendakiNya dan diridhaiNya. Dan setiap nikmat, adalah taklif. Ia menuntut sebuah harga. Sebuah harga perjuangan dan konsistensi sepanjang badan mengandung nafas..

Ghairil maghdhubi ‘alaihim..
Jalan kebenaran itu, bukanlah jalan yang ditempuh oleh makhluk-makhluk yang Ia murkai. Yang dengan kesadaran penuh menentang kebenaran itu secara frontal meski telah nyata hujjah-hujjah yang memperkuat kebenaran itu di hadapannya. Yang karena rong-rongan nafsu yang mengambil rupa kedengkian, keengganan, kecintaan pada dunia, atau fanatisme golongan, ia palingkan mukanya dari cahaya, dan menetapi kegelapan pekat yang semakin pekat. Kegelapan yang memenjarakan qalbu, mengunci mati penglihatan dan pendengarannya..

Wa laa adh dholliin..
Dan jalan kebenaran itu, bukan juga jalan yang ditempuh oleh mereka-mereka yang sesat. Yang belum sampai hujjah kebenaran atas mereka sehingga mereka berkubang dalam kegelapan itu dengan tulus senang. Yang menetapi kejahiliyahan sebab telah menyerah, berputus asa dari ikhtiar terhadap pencarian kebenaran..

0 Chirping sounds:

Posting Komentar