Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Kamis, 21 Juli 2016

Berbicara

Kamis, 21 Juli 2016 22.32 No comments
Menarik bahwa ada yang menyebut media sosial sebagai suatu medan bagi perang ide. Benarlah, sebab tidak lain dalam peperangan yang ada hanyalah melempar serangan, serangan dan serangan. Tidak ada sedikitpun ruang untuk mendengar, nyaris tidak ada ruang untuk mengoleksi serpihan fakta yang utuh demi mencapai rekonsiliasi.

Bahwa di media sosial, banyak manusia dipaksa mengangkat senjata oleh karena gambaran parsial tentang seekor gajah. Alih-alih menjadi identitas prinsip yang luhur, ragam warna manusia seolah-olah menjelma penghalang, yang menihilkan keadilan sejak dalam pikiran.

Dan manusia dipaksa bicara, meski hakikat belum menampakkan batang hidungnya. Pun manusia dipaksa bicara, dengan sebuah pertaruhan atas keberadaan azasi dirinya. Locutus sum, ergo sum. Aku berbicara, oleh sebab itu aku ada.

0 Chirping sounds:

Posting Komentar