Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Rabu, 07 Maret 2012

Hari Jadi

Rabu, 07 Maret 2012 01.45 , No comments

Blog ini, pertama kali saya buat sebab dulu ada tugas TIK kelas 2 SMA. Yah, pucuk dicinta, dan ulam tiba, sebab saya ingat ketika itu juga saya sedang gandrung-gandrungnya bereksperimen dengan bahasa HTML. Tapi saya baru mengingat satu hal. ternyata tanggal postingan pertama di blog saya, adalah tanggal 5 Maret 2008. Artinya, baru dua hari yang lalu saja sebenarnya, blog ini genap berumur 4 tahun. Kalau anak-anak mungkin dia sudah waktunya masuk sekolah TK kelas nol kecil. Dan kalau blog ini adalah seekor sapi, err, udah mati kali ya. kurukurukuruk..

Blog ini sudah beberapa kali ganti judul. yang pertama kali kalau tidak salah judulnya "--Uchiha-Reza Speak Up!!!--" (makjaaang, keminggris kali bah). Bertahan 2-3 tahun, jadilah judul yang sekarang ini, ocehan wonk edhyann. Menyesuaikan nama akun twitter sebenarnya. Dan Insya Allah akan segera berganti lagi. Alamatnya juga..haraharahara

Ceritanya juga, saya barusan melongok kembali postingan-postingan lawas di blog ini. Sekalian lah saya mau hapus post-post yang sekiranya sudah tidak sejalan dengan visi blog dan visi hidup saya sekarang (brot, bahasamu ndel). Yah, maklumlah, dulu blog ini dibikin waktu saya kelas 2 SMA, yang notabene masih masuk jaman ababilitikum. Dan, benar. Facepalm berkali-kali dalam hati rasanya lihat satu-satu materi yang saya posting. Misal ada banyak (note this: buanyuaaakkk) postingan tentang naruto, karena waktu itu juga saya tertular demam naruto. Kelihatan juga kan dari alamat blog yang sedari dulu memang belum pernah saya rubah ini? Ada juga yang lain misal tentang kamen rider ryuuki, Yu-Gi-Oh! juga. Habbeerrrrr (itu dulu blog anak SMA ato bocah SD ya jak? -,-a)..

Terus juga, banyak postingan sok-sokan bijak bin pilosopis gitu lah. Mulai sharing-sharing satu, dua, cerita inspiratif (untung ga sampek bejibun!). Ada juga sharing quotes-quotesnya Kahlil Gibran (widdiiiiihh), yang dulu saya kasih judul wisewords of the week. Niatnya mau ngepost gituan tiap pekan, tapi yah, ujung-ujungnya mlangkrak. Maklumlah, dulu jaman SMA, saya belum kenal itu sama mas Moro Mendem alias Modem. Palingan saya dulu ngenet kalo gak di warnet, ya di lab komputer sekolah.

Ada juga postingan-postingan yang sok penting. Sok-sok mau bahas kejanggalan sejarah perpolitikan nasional dan internasional. Kek misal, dulu pernah ngepost tentang kontroversi supersemar. ngepost tentang holocaust juga pernah. Tapi itu yah, full COPAS doangan dari wiki. tapi dulu berasa keren kompulsif, blah, blah. Duh, benar-benar konyol dan menggelikan. Bahkan, honestly, baca artikel yang kucopas ke postingan itu pun, enggak. Itu pure, biar keren doang. #TacticalFacepalm

Ada juga postingan tentang tips-tips web design. Yang paling saya ingat yah, dulu memang blog ini tampilannya sangat norak dengan desain web yang betul-betul, kalu bahasa sehari-harinya, menor. iya, menor. Javascript bejibun, Segala teknik web desain dicekokin, sampai berat betul loadingnya. Saya bener heran, dulu saya menganggap blog itu media jurnalisme atau cuma ajang pamer kemampuan web programming? Err,,

Well, jadi mulailah saya hapus beberapa postingan, setelah sebelumnya diarsip dulu di MS Word. Setidaknya sebagai bukti sejarah bahwa kejahiliyahan itu benar-benar ada sodara, bukan mitos! Tapi, makin aku hapus satu per satu postingan, rasanya makin sayang juga. Selain juga, capek sih sebenarnya, terlalu banyak ababilis-ababilis yang musti dibasmi.

Tapi jujur, rasanya postingan-postingan itu seperti membentuk sebuah timeline. Rangkaian potret-potret yang mengilustrasikan bagaimana tahap-tahap metamorfosa itu berlangsung. Blog ini seolah menjadi satu saksi mati, bagaimana dulu saya adalah seorang manusia ababil tanpa visi dan misi hidup, hingga melalui mata waktu sekarang saya mulai menangkap sebuah pemahaman akan eksistensi tanggung jawab dan misi yang mesti saya emban melalui tulisan-tulisan yang saya buat. Saya punya blog, koneksi internet, juga anugerah melek huruf sehingga saya bisa membaca dan menulis, itu adalah karunia-karunia Allah subhanahu wa ta'ala. Maka mau tidak mau, memang sudah seharusnya saya gunakan semua itu di jalanNya, semata dalam koridor keridhaanNya. Untuk meninggikan kalimahNya.

Maka, saya semakin merasakan bahwa, inilah saya seutuhnya. Lengkap, dengan 3 dimensi waktu. Masa lalu, masa kini, bahkan mungkin, masa depan. Tidak saya nafikan, saya memang pengen muntah sekaligus ngakak melihat postingan-postingan di masa lalu itu. betul-betul ingin saya buang jauh-jauh. Namun pada akhirnya saya urungkan. Saya sadar, itu adalah saya. Ia sudah pergi, tapi ia tetaplah saya. Dan kalau saya gagal memaafkan diri saya sendiri, bagaimana mungkin saya mampu bersikap arif terhadap kekurangan-kekurangan orang lain? Dan jika begitu, bagaimana mungkin saya bisa menaruh harap bahwa perubahan-perubahan di masyarakat nantinya, hendak ditakdirkan Allah terwujud lewat perantara pribadi saya? :)

Terbiasa membenci masa lalu adalah suatu hal yang naif. Padahal setiap detik yang kita jalani akan beringsut menjadi masa lalu. Maka bukankah pada akhirnya kita hanya akan menghabiskan masa hidup kita dengan merutuki diri sendiri? Maka maafkan diri kita sendiri, dengan tetap menafikan jauh-jauh egoisme kita, jika kita memang bersalah. Memaafkan diri sendiri sejatinya sangat bertolak belakang dengan sikap pembenaran terhadap diri kita sendiri. Memaafkan diri sendiri, adalah tentang langkah awal kita, untuk langkah-langkah kita di masa depan, menebus kesalahan-kesalahan yang telah kita buat di masa lalu.

Akhir kata, bolehlah postingan yang menandai usia 4 tahun blog ini menjadi gerbang pembuka. Sebab setiap manusia akan terus berubah dengan cara yang tak pernah ia sangka. Semoga, serangkaian refleksi pemikiran yang akan tertuang di blog ini pada masa yang akan datang, selalu beroleh keridhaanNya. Hingga mampu menyuguhkan kerlip-kerlip pelita dalam gelapnya barzah nantinya. Amiin..

0 Chirping sounds:

Posting Komentar