Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Kamis, 05 Mei 2011

Toleransi

Kamis, 05 Mei 2011 23.48 No comments
http://3.bp.blogspot.com/_QvtcbXePapM/TSHmVf7pflI/AAAAAAAAAa4/8cDqZGDwVnE/s1600/toleransi+agama.jpg

semuanya hanya masalah Hitam dan Putih yang kadang berubah menjadi abu-abu (Wisnu Widyatmoko)

***

tak ada orang yang sempat mewartakan kisah adam padamu sebagaimana kau hanya mendapati kisah G30S dan perang dunia I dalam buku-buku sejarah tulisan penguasa. Adam telah menjadi mitologi, sebagaimana kakek buyutmu. dan kebenaran, lenyap ditelan kedamaian dan tawa di atas tumpukan harta, di bawah lampu yang menyala. jika kebenaran adalah pelita, maka kita, kita semua mengemban tugas untuk membela pelita dan mengajak orang untuk beroleh penerangan dalam pelita. ada saat di mana ketegasan sikap dan kelembutan akhlaq berpadu dalam seonggok jasad. itulah kebenaran..

***

"mengapa kita harus mempercayai Tuhan dan mendustakan setan? apakah karena setan pendusta dan musuh yang nyata, sementara Tuhan adalah pemilik kebenaran yang sebenarnya? begitu? ah, kau tahu bahkan itu pun kata Tuhan! jangan picik, kampanye hitam itu lumrah! lalu apa salah jika sekarang aku menaruh selaksa percayaku kepada setan?"

"silahkan.." (titik dua kurung tutup)

***

kita menjalani hampir segala hal dalam hidup ini, yang merupakan buah dari interaksi antar dogma-dogma. setiap dari kita memiliki kebebasan untuk tunduk pada satu dogma tertentu. dan berdogma seperti menyusuri sebuah lorong yang panjang. ada sebagian dari kita terlalu acuh atau takut hingga kita menyusuri lorong itu sambil menutup mata kita hingga kita tidak mampu setidaknya merasakan kegelapan yang kian pekat atau cahaya di ujung lorong. ada sebagian dari kita terlena oleh pelita yang disulut di sepanjang lorong sebagai pelipur yang mengantarkan kita pada sumur di ujung kegelapan lorong. dan ada sebagian di antara kita yang semakin nyata merasakan kehangatan cahaya oleh karena kita semakin dekat pada ujung lorong berisi kamar lampu. buka mata, hidupkan nyala akal, dan dengarkan suara kalbu. ini adalah sebuah pertaruhan yang teramat besar. di mana ketika kau menentang Tuhan, Ia mampu menghukummu dengan cara yang tidak membuatmu musnah dalam butiran debu yang berakhir..

***

"Demi masa. sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. kecuali orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang beramal shalih, dan saling mengingatkan dalam kebenaran dan menetapi kesabaran.." (Masa: 1-3)

0 Chirping sounds:

Posting Komentar