Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Senin, 25 April 2011

Abraham itu barbar, ya?

Senin, 25 April 2011 01.05 No comments
http://zarpatista.files.wordpress.com/2010/08/perang-salib.jpg

X: Agama lu barbar! Lu militan!

Y: (melongo)

X: Liat tuh, lu punya ‘koran’, yang biasa lu bacain berisik di mesjid-mesjid. Kitab suci isinya perang-perang mulu. Apalagi syari’atnya isinya hukuman-hukuman keji! Satu hal boi, ada sebuah kebenaran global yaitu moralitas, karena ia sejalan dengan hati nurani. Gimana bisa sebuah agama disebut sebagai sebuah kebenaran, sedangkan ia mengajarkan perang yang jelas bertentangan dengan moralitas, atau mengajarkan sanksi-sanksi pidana mati yang tidak berperasaan!

Y: Kau kenapa? Apa wajah unyuku ini mulai terlihat tidak bermoral? (wajah polos)

X: Udah deh, gak usah sok bercanda gitu! Agama lu tuh ngajarin kayak gitu! Dan gimanapun kalo lu mau total di agama lu, lu mesti gitu juga!

Y: Bentar, kalau begitu Abraham barbar, ya?

X: Maksud lu?

Y: Gak ingat, dulu ia hampir menyembelih putranya kan?

X: Kalau itu beda..

Y: Beda gimana, bisa aja ah. Atau begini, dulu pejuang-pejuang kemerdekaan itu, mereka amoral juga kan? Mereka memerangi para penjajah loh, kejam kan?

X: ...

Y: Dengan praduga tak bersalah, dan membuka peluang pada peran busuk media terkait pencitraan, bagaimanapun kekerasan itu mutlak ada kakak, meski ia ada batasnya. Dan jangan bersikap cengeng dengan menihilkannya..

X: Tetep gak bisa, bagaimanapun kekerasan itu gak humanis!

Y: Kalau begitu gini deh, kalau entar-entar belanda dateng lagi nih, kita main gelitik-gelitikan aja, ato cubit-cubitan mesra ama mereka. Gimana? Hm? (titik dua kurung tutup)

X: ...

Y: Dan satu hal, barangkali kau perlu ingat bahwa apa yang menyebabkan Karl Marx menyebut agama sebagai candu, dan memasukkan atheisme sebagai pilar dalam konsep komunisme, adalah karena baginya agama hanya mengajarkan janji-janji kosong tentang surga dalam kesabaran penindasan penjajah, tanpa perlawanan sedikitpun! (titik dua kurung tutup)

0 Chirping sounds:

Posting Komentar