Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Kamis, 10 April 2008

Kamis, 10 April 2008 14.35 No comments

Usai Sekian Masa Tanpa Teralir Chakura

Usai sekian putaran pepasir yang berjatuhan tak kuguratkan,

Tak kutelurkan lautan sekalipun berwatas pada dangkalan

Berdiam memori dalam permakam, bahwasannya

Pena atau apa saja, musti kuceraikan daripada dekap genggaman jemari

Manakala mangsa rendheng bertandang, isak tangis perempuan

Di sudut lubuk perefleksi,

Disjungsi perapi berongga yang berkobar

Manakala visi atas lukis tirani minta dicaci, atau

Saat minipolitik mengemis sambitan-sambitan taik

Dan dikala asmaramaya meminta tetesan liur kefaunaanku

Atau saat keimanan merindu ditusirlukiskan, Astaghfirullah…

Ah, betapa semua hanya angsur berujung pada refleksi di datar hati

Dan aku dibawanya, berkelana pada tiap-tiap lembah

Astaghfirullah hal adziim… Astaghfirullah hal adziim… Astaghfirullah hal adziim…

Hhh…, tak kusangka gurat ini terlantur, laku bermil-mil jauhnya

Tapi, aku senang, aku girang, kukepakkan lengan meski tiada berlayang

Sementara itu, butir-butir pepasir masih mengalir dalam

Laju detak detik konstanta, hingga

Kukutlah yaum-yaum yang tersaji untukku

R.D.2007

0 Chirping sounds:

Posting Komentar