Dunia tidak berhenti berkelana, sebab manusia sebagai penunggangnya tak berhenti mencari. Jadi, apa yang kamu cari?

Senin, 13 Februari 2017

Pulang

Senin, 13 Februari 2017 02.12 1 comment
pic: Maxwell Young - unsplash.com


sementara kita, hanyalah seutas tanaman jalar
yang tak semestinya tercerabut dari akar

adalah gugur detak detik jam
melabuhkanmu ke entah berantah
berpilin dan bersipagut dengan rupa-rupa takdir

masa lalu bukanlah hantu
dengan suara berderit derit yang menggapai gapai namamu
menebus lunas jarak itu
adalah tentang menghirup kembali denyar denyar kemanusiaanmu



R.D. 2017

Kamis, 31 Maret 2016

Melihatmu Terlelap

Kamis, 31 Maret 2016 01.32 , 1 comment

Aku tidak ingat berjanji,
apatah lagi bersepakat
untuk membunuhmu,
untuk mematikan kamu

Aku ingin membawamu terbangun
Sehingga kita berdua terbang
di antara udara
malam berkunang kunang
di dahan dahan pilang

Melahirkanmu kembali seperti
malam yang mendedahkan
bulir bulir embun di penghujungnya
Mengurapi semesta
di semurni murni keterjagaannya


R.D. 2016


pic: Gold Fireflies by Yuki Karo

Senin, 21 Desember 2015

Mother

Senin, 21 Desember 2015 00.39 No comments
Aku sedang jatuh cinta pada seorang ibu yang sedang jatuh cinta pada putri kecilnya.

Selasa, 08 Desember 2015

Gerbong yang Hampir Kosong

Selasa, 08 Desember 2015 06.03 No comments
wajah-wajah lelah
pukul sepuluh setengah
tertidur di sudut-sudut
laju kereta waktu

memegangi erat sekeping tiga
sisa kemanusiaan yang tersisa

ibukota yang kaya raya
memang suka ia berderma
tapi bukan sekali dua
ia meminta terlalu banyak..


R.D. 2015

Minggu, 25 Oktober 2015

Bapak di Stasiun

Minggu, 25 Oktober 2015 00.39 1 comment
Nak,
bapak ingin mengabarkan kepadamu
tentang enam buah kalender yang telah diganti
semenjak bapak tidak lagi berbicara kepadamu

di stasiun ini bapak menunggu sendiri
kereta bapak belum datang
sementara api di lentera bapak mulai meredup
tidak banyak benda-benda yang bisa dijangkaunya
bapak tuna netra..

namun kegelapan ini, Nak
tidak sekalipun lebih fasih mengeja sepi
manakala cahaya demi cahaya di jiwa bapak mesti padam
satu per satu

di stasiun ini bapak menunggu sendiri
kereta bapak belum datang
bapak berjanji akan berdiri dengan gagah
meski Nak, adakah kamu tahu luka yang lebih jumawa
dari robekan peluru rindu?

beritamu, Nak
adalah keniscayaan bagi setiap empunya nafas
meski manusia tetap berpesta pora
menghamburkan nafas-nafas mereka

di stasiun ini bapak menunggu sendiri
kereta bapak belum datang
semoga bapak diberi kesabaran
untuk menuggunya lebih lama lagi

bapak titip salam,
buat Ibu sama Adek..


R.D. 2015